Korban Tabrakan Kapal Dapat Santunan Rp100 Juta

Oleh : Rafly - Senin, 12 Maret 2009

JAKARTA - PT Rimba Segara Line, pemilik KM Rimba Tiga menjanjikan santunan sebesar Rp100 juta kepada keluarga korban yang meninggal dalam kecelakaan tabrakan kapal Kamis 5 Maret dini hari lalu. Hal tersebut diungkapkan asisten manajer operasional PT Rimba Segaea Line, Arifin kepada okezone di Posko Basarnas, Adpel Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (9/3/2009).

Atasi Sariawan dengan Belimbing Wuluh

Oleh : RAfly - Senin, 12 Maret 2009

Menderita sariawan atau stomatitis apthosa sungguh menyiksa. Radang yang terjadi di daerah mukosa mulut berupa bercak putih itu bahkan bisa membuat Anda malas makan dan bicara. Sariawan biasanya menyerang daerah mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi serta langit-langit dalam rongga mulut. Sekali terkena, jumlahnya pun bisa lebih dari satu.

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

Guru Robot yang Bisa Marah

Diposting oleh Muhammad Rafly On 18.06


Apakah kalian pernah membayangkan diajar oleh guru robot dalam kelas? Nah, di salah satu kelas di Jepang ada sebuah robot yang fungsinya seperti guru. Guru robot itu bisa tersenyum, tertawa bahkan marah jika kalian berbuat nakal.

Guru robot itu bernama Saya. Robot ini bisa menampilkan enam dasar ekspresi emosi manusia seperti terkejut, takut, jijik, marah, senang dan sedih.

Wajah robot Saya terbuat dari karet yang warna dan bentuknya seperti kulit manusia dan dilengkapi dengan motor dan kabel untuk menggerakannya mulut dan wajahnya.


Dalam sebuah demonstrasi, robot Saya bisa membuka mulutnya sambil membelalakan mata dan mengangkat alisnya untuk mengekspresikan rasa kaget. Ia juga bisa menarik bibirnya, tersenyum, lalu mengucapkan terima kasih.

"Kami menciptakan Saya karena robot berbentuk seperti manusia akan lebih bisa diterima oleh anak-anak bahkan orang dewasa," kata pembuat robot Saya, Profesor Hiroshi Kobayashi dari Universitas Tokyo.

Saya pertama kali mengajar anak-anak kelas lima dan kelas enam sekolah dasar. Saat kelas terdengar berisik, Saya akan mengeluarkan kalimat 'harap tenang'. Saya dikendalikan oleh remote control. Jadi sebenarnya robot Saya tetap dikendalikan oleh manusia.

Robot Saya diciptakan Profesor Hiroshi untuk mengendalikan para murid dalam kelas. Hal itu memudahkan para guru agar para murid tetap tenang saat belajar dalam kelas.



0 Response to "Guru Robot yang Bisa Marah"

Posting Komentar